Yeah.. Akhirnya bisa lebih sering berbagi lagi. Kali ini biarkan saya mendongeng. Jadi ini adalah hari kedua saya menjalankan tugas negara a.k.a PKPA Apotek. Nah,PKPA kan ya mesti di apotek toh? Namanya aja apoteker. Tunggu dulu, sersan! Nama emang boleg apoteker, tapi skill nggak cuma bisanya di apotek dong. So first of all, kalau di minat farmasi klinik dan komunitas seperti saya, PKPA ada di tiga instansi yaitu apotek, puskesmas,dan rumah sakit. Masing-masing ada enak tidaknya sih. Itu pasti. Demikian juga dengan teman teman yang ambil minat Industri. Nah dua hari ini saya mendapat giliran di bagian peracikan. Apa saja yang harus dikerjakan? Mulai dari ngecek resep, membuat instruksi peracikan, menimbang, meracik, mengemas sampai dengan memberi etiket. Serunya melebihi dari sekedar praktikum komdis. Dan di titik ini saya benar-benar semakin merasakan bedanya teori di dalam kelas dengan praktek langsung di lapangan. Betapa ilmu kita yang berpuluh puluh sks itu tidak akan berguna ...