Akhirnya sampai juga di titik ini. Point of no return karena memang hanya kurang satu alinea untuk menyempurnakan tahapan akademis profesi apoteker. Saya bilang akhir tahapan akademis dan bukan akhir perjalanan lho ya. Why? Karena sesungguhnya saya, kami dalam hal ini baru saja akan menceburkan diri ke kawah candradimuka. Mereka para pengelola program profesi menyebutnya PKPA. Atau bahasa rakyatnya ya internship. Sudah sama saja dengan magang.
Dan akhirnya besok adalah 3 Februari 2012. Tanggal untuk saya mengaplikasikan ilmu Compounding Dispensing; Farmasetika; dan Interaksi Obat. Yup,giliran pertama adalah Pos Peracikan. Tuhan tolong aku ku tak dapat menahan rasa di dada.
Iya,saya memang sudah pernah praktikum farmasetika selama 2 semester, compounding dispensing 1 semester, jadi asisten farmasetika selama 3 semester. Tapi tapi tapi, besok itu yang akan saya buatkan obat adalah manusia asli, punya nyawa, dan berharap penyakitnya sembuh setelah minum obat yang saya racik. Sedangkan malam ini, saya, merasa seperti baru pertama kali memegang timbangan miligran dan gram balance, sedang senang-senangnya membaca angka yang tertulis di anak timbang, dan gemetar.
Apa yang akan terjadi besok? Setangguh apa saya untuk melawan ke-grogi-an besok, dan sekuat apa lambung saya menahan status quo selama 5 jam? We'll see.. Carpe diem!
Dan akhirnya besok adalah 3 Februari 2012. Tanggal untuk saya mengaplikasikan ilmu Compounding Dispensing; Farmasetika; dan Interaksi Obat. Yup,giliran pertama adalah Pos Peracikan. Tuhan tolong aku ku tak dapat menahan rasa di dada.
Iya,saya memang sudah pernah praktikum farmasetika selama 2 semester, compounding dispensing 1 semester, jadi asisten farmasetika selama 3 semester. Tapi tapi tapi, besok itu yang akan saya buatkan obat adalah manusia asli, punya nyawa, dan berharap penyakitnya sembuh setelah minum obat yang saya racik. Sedangkan malam ini, saya, merasa seperti baru pertama kali memegang timbangan miligran dan gram balance, sedang senang-senangnya membaca angka yang tertulis di anak timbang, dan gemetar.
Apa yang akan terjadi besok? Setangguh apa saya untuk melawan ke-grogi-an besok, dan sekuat apa lambung saya menahan status quo selama 5 jam? We'll see.. Carpe diem!
Comments
Post a Comment