Tiba – tiba teringat kuliah Farmakologi Molekuler minggu lalu..
“Bahwa propagasi berjalan searah dan tidak bisa berjalan mundur. Setelah depolarisasi membran yang menyebabkan terbukanya kanal – kanal ion selanjutnya maka kanal – kanal ion sebelumnya menjadi inaktif. Demikian prinsip penghantaran impuls saraf”
Setelah dipikir – pikir ternyata nyambung juga sama kehidupan sehari – hari (tentu saja setelah disambung – sambungin, hehehe). That’s why banyak orang bilang : “ga’ usah liat masa lalu, cukup dikenang aja bahwa kita pernah punya masa lalu”. Ternyata tubuh kita pun melakukan mekanisme itu. Jadi impuls saraf itu tetap bisa jalan terus karena kanal – kanal ion yang telah mengalami depolarisasi menjadi inaktif, sehingga propagasi hanya berjalan searah yaitu MAJU. Apa jadinya kalo kanal – kanal ion itu tetap aktif yak? Pasti bingung impuls nya mau maju atau mundur nih. Kalo sistem saraf jadi kacau, 90% organismenya akan mengalami disorder (gangguan).
Terus nyambung gak sih ma kita? Kalo disambung – sambungin nih dengan ilmu sok tahu yang nulis, kita juga gak perlu menganggap masa lalu sebagai hal yang sangat luar biasa atau hal yang sangat menyakitkan. Cukup bersyukur kalo kita pernah punya masa lalu. Setidaknya kita bisa melengkapi mozaik hidup kita yang lain dengan masa lalu yang berwarna – warni. Kadang sedih, kadang senang, kadang marah, kadang panas, kadang dingin, kadang sok tahu, kadang bijaksana. Itu semua yang membuat hidup kita terus berjalan (seperti impuls saraf). Kalo ga ada masa lalu, gak akan ada perubahan potensial aksi, ga ada merah, hijau, biru. Kalo hidup jadi kacau, 90% manusianya akan jadi apa ya????
Silakan direnungi dan dijawab, tapi cukup dalam hati. Jangan pernah dikatakan..
[ditulis 21 Maret 2009]

Comments
Post a Comment