Skip to main content

SKRIPSI : Grhasia Undercover (I)

Kalau boleh saya ibaratkan hidup itu seperti proses lompat jauh, maka saat ini saya sedang berada di titik yang sangat krusial, yang menentukan seberapa jauh saya akan melompat, di mana saya akan mendarat dan bagaimana posisi mendarat saya. Ya, saya sedang berada di titik tolak itu, satu kata, skripsi. Bagi saya skripsi bukanlah tujuan utama, namun dia menjadi salah satu yang menentukan seberapa jauh pencapaian kita nantinya. Karena di dalam skripsi lah kita mengalami puncak dari segala proses belajar kita di semester sebelumnya.

Skripsi itu tidak seperti cinta, karena skripsi itu memang cinta; tidak bisa dipaksakan dan harus diungkapkan. Namun lebih itu, skripsi letaknya ada di sini, di hati. Dan saya benar-benar mengalami perjalanan hati saat menjalani proses ini.

Seperti hari ini, siapa sangka seorang pasien skizofrenia membuatkan saya sebuah puisi hanya karena saya mau diajaknya ngobrol, sharing. Ngobrol? Sharing? Mungkin di antara teman-teman ada yang menyangsikan hal ini. Saya bukan psikiater atau psikolog, saya hanya seorang mahasiswa semester delapan yang baru menyelesaikan proposal skripsi saya. Namun percayalah bahwa kita ini sama, Kawan. Satu-satunya hal yang membedakan kita adalah komposisi neurotransmitter di otak kita. Kita hanya sedikit lebih beruntung saja.
Saya yakin akan banyak kisah yang tercipta mulai hari ini. Dan salah satunya adalah hari ini, puisi dari Mbak Ginti.

[belum diberi  judul]
Apa arti berteman
Bila kita tidak pernah bertemu
Ikan hiu ada di pulau seribu
Aku ingin memberi ilmu orang
Namun apa daya aku miskin ilmu

Mataku terang memandang bulan
Hati lapangku membuka rezeki
Temen dusta sekali kata
Seumur hidup menjadi merana

Karena satu kedustaan
Yang selalu terjatuh
Mikirin temen menambah beban
Kerukunan menjadi retak
Buat Mbak Fafa
RS GRHASIA SLEMAN
Sincerely yours, 24 Februari 2011

From Ginti Minarsih

P.S : puisi ini hanya saya salin tanpa perubahan sedikitpun. Mbak Ginti memang pandai berbahasa Inggris. Percakapan kami hari ini adalah :
Mbak Ginti : Mbak, do you remember me? I’m glad to see you again. Are you  an angel ?
Saya : I’m glad too, Mbak. No, I’m just an ordinary girl, Mbak.
Mbak Ginti : Mbak Fafa, kita jadi friend yuk?
Saya : (mendatangi mbak ginti dan memberikan kelingking saya untuk kemudian ditautkan dengan kelingking Mbak Ginti)

Terimakasih untuk hari ini..

Comments

Popular posts from this blog

Gemas Level: Dexamethason Dipanggil Dewa

Maafkan judulnya yang terlalu buruk. Namun level gemas saya memang sudah melebihi galaunya abege yang di-teman-pinjam-catatan-tapi-terus-terusan-zone-in sama gebetannya. Hampir setiap hari ada yang bertanya ke saya: obat buat radang, obat buat sakit gigi, obat yang katanya bisa bikin ini itu, bentuknya kecil warnanya hijau itu apa ya, Mbak?  Tidak dipungkiri bahwa saat ini kecepatan penyebaran informasi terjadi dengan frekuensi begitu tinggi terutama di era social media . Kita sangat mudah dalam mendapatkan segala informasi yang kita butuhkan termasuk tentang obat. Hanya diperlukan waktu beberapa menit saja untuk kita memasukkan keyword di kolom google search lalu memperoleh hasil yang kita inginkan. Namun yang tidak banyak kita sadari adalah validitas sumber yang dibaca. Hal ini akan menjadi sangat penting ketika informasi yang dicari adalah seputar kesehatan dan obat. Hasilnya? Banyak sekali penggunasalahan ( iya, sengaja, bukan penyalahgunaan ) obat karena  kita rajin ...

Sebuah PKPA, Sebuah Cerita

Sebenarnya postingan ini lebih bertujuan untuk memuaskan keinginan beberapa fans (baca: adik2 angkatan) yang penasaran bagaimana jalannya PKPA di Rumah Sakit. Sebagai kakak tingkat yang baik hati, budiwati, serta imut2, saya persembahkan waktu di antara membuat laporan dan menyelesaikan kasus ini untuk kalian. Dan karena saya PKPA di RSUD dr. Soetomo maka yang saya sampaikan adalah yang saya tahu dan beberapa pengamalan saya selama PKPA di rumah sakit termaktub di atas. Here it is! PKPA? Apaan sih? Oke, pertanyaan yang sangat serius sepertinya :P. PKPA adalah singkatan dari Praktek Kerja Profesi Apoteker, salah satu syarat memperoleh gelar apoteker dan di instansi saya (Fakultas Farmasi UGM) PKPA untuk mahasiswa minat Rumah Sakit dilaksanakan di tiga intansi pemerintah/swasta yaitu apotek, puskesmas, dan rumah sakit. PKPA Rumah Sakit, apa saja yang harus dipersiapkan? Otak, tenaga, waktu, biaya, dan the one in only: hati :) Di sana ngapain aja? Masuk ke poin utama ...

Dalam Dekapan Ukhuwah - Back Cover

karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu wasiat Sang Nabi rasanya berat sekali : "Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara" mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja menjadi kepompong dan menyendiri berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam bertafakur bersama, iman yang menerangi hati hingga tiba waktunya menjadi kupu-kupu yang terbang menari melantun kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia Lalu dengan rindu kita kembali ke dekapan ukhuwah  mengambil cinta dari langit dan menebarkannya ke bumi dengan persaudaraan suci, sebening prasangka, selembut nurani sehangat semangat, senikmat berbagi, dan sekokoh janji - Dalam Dekapan Ukhuwah, Salim A Fillah -