Skip to main content

Parikan ala arek Suroboyo

Kata orang, boleh aja kita meninggalkan, tapi kenangan nggak akan terlupakan. Dua setengah bulan di Surabaya membuat saya menemukan banyak hal baru. Mulai lingkungan baru, sahabat-sahabat baru, hati yang baru #eh, sampai menemukan akun twitter baru, hahaha. Oke, jadi gini, waktu itu saya sedang cari akun twitternya @infosurabaya biasalah setiap kota akun-akun dengan nama @infojogja @infoJKT dan info-info yang lain selalu ngetwit berita terupdate seputar kota yang bersangkutan. Bukannya @infosurbaya yang ketemu justru saya dipertemukan lebih dahulu dengan akun @aslisuroboyo yang sebulan terakhir ini membuat dahi saya sering dipegang oleh teman sekamar karena.......... yap, ketawa-ketawa nggak jelas saat buka twitter. Mau tau alasan ketawa-ketawa sendirian ini? Setelah baca ini silakan liat timeline @aslisuroboyo dengan hashtag #parikanRek. Dan buat kamu-kamu yang belum bergabung di twitter world, ini, dengan sukarela saya tuliskan beberapa twit gombal tingkat Keukenhoff dari akun yang sudah saya sebut-sebut terus di atas. Eh, nggak cuma gegombalan aja lho, parikan yang bertema pertemanan juga ada.

Ups, mungkin ada yang belum tau parikan yah? Parikan itu pantun dalam Bahasa Jawa. Peraturannya sama aja seperti pantun dalam Bahasa Indonesia. Udah ah, nggak usah kelamaan. Selamat mesam mesem :D

Mlaku-mlaku nang dalanan sing sepi, aku pengen dadi pacarmu masiyo iku mek ngimpi

Mas wawan senengane mlayu-mlayu, I’m the one who wants to be with you

Mas karno karo mbak merry masak mie, hei koen sing nang kono will you marry me?

Mbak mayang mlaku-mlaku ning blauran, jare sayang tapi kok kerep tukaran?

Nang ngisor koco ono poster katty perry, jare konco tapi kok nusuk ning mburi?

Mas wawan ning pasar tuku tomat, hei koen sing nang kono ayo semangatttt

Tuku klanting nang mas edo, mas edo pacare ayu, everything I do, I do it for you

Ngombe jus tomat podo sehate karo ngombe jamu, uripku gak semangat lek durung ketemu awakmu

Nang ngisor koco ono kathok, dadi konco kok moro pas ana butuhe thok

Tuku kayu nang kapasari, I miss you like crazy

Nggodog banyu gawe masak mie, thank you for loving me

Ono blankon kok dilebokno nang koper, ning atiku mung ono koen saknomer

Mas wawan mangan es grem dikancani mbak ade, you’re the one that I dream about all day

Mas karno nang galangan golek paku, hei koen sing nang kono gelem gak dadi pacarku?

Tuku triplek nang wak kaji sing ganteng, mek konco plek sing iso ngerteni ati masio lambe meneng

Sore-sore mas karno mangan klanting, hei koen sing nang kono you’re my everything

Sore-sore dolanan dakon karo mangan acar, sumpah aku seneng koen tapi kok wis duwe pacar

Mas jojon nyirami wit sono ce’ gak layu, hei kon sing nang kono I can’t live without you

Nang dompete mas karno ono fotone wong ayu, hei koen sing nang kono I can’t stop loving you

Ngombe jamu iso nggarai awak lemu dadi kuru, mek fotomu sing tak delok sakdurunge turu

Mlaku-mlaku ketemu mas jojon karo mbak kiki, mek ketemu karo koens ing iso nambani kangenku iki

Pas weteng luwe yo mangan sego ojo lali ngombene, lek pdkt ojo suwe-suwe selak dadian karo liyane

Bengi-bengi pak jono nang pasar sore karo bu ismi, hei koen sing nang kono are you missing me?

Tuku paku adoh-adoh nang bali, ning atiku koen dadi the one and only

Mlaku awan-awan dikancani mas wawan, you’re the one and only that I want

Mas jojon lungguh nang bangku mangan lemper, pas koen ndeloki aku kok mesti atiku deg-deg ser

Tuku klambi nang pasar nggiring, compared to you the world is nothing

Ono botol disimpen nang lemari karo kloso, aku kangen pol tapi sing dikangeni gak tau kroso

Nuwun ^.^

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Gemas Level: Dexamethason Dipanggil Dewa

Maafkan judulnya yang terlalu buruk. Namun level gemas saya memang sudah melebihi galaunya abege yang di-teman-pinjam-catatan-tapi-terus-terusan-zone-in sama gebetannya. Hampir setiap hari ada yang bertanya ke saya: obat buat radang, obat buat sakit gigi, obat yang katanya bisa bikin ini itu, bentuknya kecil warnanya hijau itu apa ya, Mbak?  Tidak dipungkiri bahwa saat ini kecepatan penyebaran informasi terjadi dengan frekuensi begitu tinggi terutama di era social media . Kita sangat mudah dalam mendapatkan segala informasi yang kita butuhkan termasuk tentang obat. Hanya diperlukan waktu beberapa menit saja untuk kita memasukkan keyword di kolom google search lalu memperoleh hasil yang kita inginkan. Namun yang tidak banyak kita sadari adalah validitas sumber yang dibaca. Hal ini akan menjadi sangat penting ketika informasi yang dicari adalah seputar kesehatan dan obat. Hasilnya? Banyak sekali penggunasalahan ( iya, sengaja, bukan penyalahgunaan ) obat karena  kita rajin ...

Dalam Dekapan Ukhuwah - Back Cover

karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu wasiat Sang Nabi rasanya berat sekali : "Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara" mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja menjadi kepompong dan menyendiri berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam bertafakur bersama, iman yang menerangi hati hingga tiba waktunya menjadi kupu-kupu yang terbang menari melantun kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia Lalu dengan rindu kita kembali ke dekapan ukhuwah  mengambil cinta dari langit dan menebarkannya ke bumi dengan persaudaraan suci, sebening prasangka, selembut nurani sehangat semangat, senikmat berbagi, dan sekokoh janji - Dalam Dekapan Ukhuwah, Salim A Fillah - 

Afternoon Report

Terkadang Tuhan sengaja mengirimkan beberapa orang yang bisa membuat kita naik kelas menjadi orang yang jauh lebih tangguh dan tahan banting dari sebelumnya. Tidak peduli bagaimana caranya, apapun bentuknya, dan siapa orangnya. Satu yang pasti, setiap kejadian akan selalu ada hikmah yang bisa diambil. Pasti. Dulu saya mengira bahwa tidak adil adalah ketika kita sudah berusaha semaksimal yang kita bisa tapi usaha kita tidak dihargai sedikitpun oleh orang lain. Jangankan dihargai, yang didapat seringkali justru cacian, hinaan, dan koloninya. Belum lagi cara melempar caciannya. Kadang ada yang halus terselubung, tidak jarang juga yang nyata di depan mata. Tidak terbayang usaha kita yang mati-matian Cuma dismbut dingin tidak bersahabat atau antusias termaki oleh orang lain. Iya, dulu saya sakit hati sekali dengan hal-hal semacam ini. Hmm, mungkin karena pengaruh umur juga kali ya, hehehe. Saat ini, seberapa kejamnya orang menghina saya, memaki saya, mencaci, tidak menghargai u...