Sambungan dari postingan sebelumnya: Benda Itu Bernama… MYOMA. Apa sih myoma itu? Myoma –disebut juga fibromioma, fibroid, atau leoimioma- adalah tumor jinak yang tumbuh dari otot polos misalnya otot rahim. Orang orang biasa menyebut kutil yang tumbuh di dalam rahim. Rahim karena sesuatu hal maka pada bagian tertentu tumbuh terus-menerus dan membesar sehingga membentuk benjolan yang kenyal dan padat. Benjolan ini letaknya bisa bermacam-macam pada rahim dan ukurannya juga bermacam-macam.
Myoma ini sifatnya bisa dengan gejala (simptomatis) atau tanpa gejala (asimptomatis). Pada myoma yang simptomatis biasanya pasien mengalami keluhan seperti sakit yang luar biasa saat menstruasi, buang air kecil terganggu, dan kelainan sistem reproduksi. Kebetulan salah satu kasus yang saya tahu adalah asimptomatis. Si E (baca postingan sebelumnya dulu deh, hehehe) tidak merasakan gangguan apa-apa. Hal yang membuat si E memeriksakan diri ke dokter kandungan adalah terlambat datang bulan. Setelah di USG, bukan janin yang ada di rahimnya melainkan myoma yang berdiameter 9 cm. Yup, besar memang. Hal ini karena si E baru memberanikan diri ke dokter kandungan setelah satu tahun mulai curiga dan merasakan ada benjolan di perut bagian kanan bawah. Perlu diketahui, semakin dini myoma terdeteksi, semakin mudah penangannya.
Myoma ini sifatnya bisa dengan gejala (simptomatis) atau tanpa gejala (asimptomatis). Pada myoma yang simptomatis biasanya pasien mengalami keluhan seperti sakit yang luar biasa saat menstruasi, buang air kecil terganggu, dan kelainan sistem reproduksi. Kebetulan salah satu kasus yang saya tahu adalah asimptomatis. Si E (baca postingan sebelumnya dulu deh, hehehe) tidak merasakan gangguan apa-apa. Hal yang membuat si E memeriksakan diri ke dokter kandungan adalah terlambat datang bulan. Setelah di USG, bukan janin yang ada di rahimnya melainkan myoma yang berdiameter 9 cm. Yup, besar memang. Hal ini karena si E baru memberanikan diri ke dokter kandungan setelah satu tahun mulai curiga dan merasakan ada benjolan di perut bagian kanan bawah. Perlu diketahui, semakin dini myoma terdeteksi, semakin mudah penangannya.
Coba lihat gambar yang saya ambil dari blog dr. Suryo Bawono, Sp.OG ini
Gambar diatas adalah myoma yang berukuran cukup besar, dari seorang wanita yang berusia diatas 40 tahun dan belum dikaruniai anak. Sayang sudah besar baru datang berobat, kalau kita berandai-andai, tentu akan masih banyak waktu tersisa bila datang berobat saat usia masih muda dan ukuran miomnya masih kecil.
Ada satu lagi...
Hampir sama kasusnya dengan gambar sebelumnya, too big and too late.
Sekarang, lebih takut mana? Segera memeriksakan diri atau memelihara benda tidak berguna sebesar itu di dalam perut? Come on, girls. Care yourself for the sake of others who care about you. [bersambung]


Comments
Post a Comment